
| Nama | Kyai Muhyidin |
| Posisi | Takmir |
Perjalanan keilmuan Kiai Muhyidin dimulai di Pondok Pesantren El-Bayan. Beliau mulai menimba ilmu di pesantren tersebut ketika berada pada jenjang Aliyah. Dari sana, beliau terus melanjutkan proses belajarnya hingga menyelesaikan pendidikan pada tingkat Wustho.
Keinginan untuk terus memperdalam ilmu agama kemudian membawa beliau melanjutkan perjalanan keilmuan ke Kabupaten Kebumen. Di sana, beliau menetap di Pondok Pesantren Al-Ishlah, sebuah pesantren yang menjadi tempat beliau mendalami berbagai ilmu keagamaan. Selama kurang lebih lima tahun, beliau tekun menimba ilmu, memperluas wawasan keislaman, serta memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama.
Masa belajar di kedua pesantren tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan keilmuan Kiai Muhyidin. Pengalaman menuntut ilmu dari satu pesantren ke pesantren lainnya turut membentuk dasar keilmuan yang kemudian menjadi bekal beliau dalam menjalani pengabdian di tengah masyarakat.
| Luas Area | 351,5625 m2 |
| Luas Bangunan | 210,9375 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1982 |